Sunday, April 26, 2009
Intermonev clinic
ENTEROCUTANEOUS FISTULA PASCA LAPAROTOMY EC. DIVERCULITIS
Enterocutaneous fistula
-Pengertian
Enterocutaneous Fistula adalah bagian dinding GI tract yang terbuka sehingga menyebabkan keluarnya isi perut. Jika keluarnya melalui kulit, maka disebut enterocutaneous fistula. Jika kebocorannya ke organ lain, disebut entero-enteral fistula.
-Penyebab
Kebanyakan , fistula merupakan hasil dari operasi pembedahan. Penyebab lain meliputi:
Proses peradangan, seperti infeksi atau inflamatory bowel disease (Crohn's disease or ulcerative colitis)
Trauma, khususnya luka penetrasi yang disebabkan tembakan peluru
-Gejala
Gejala tergantung dari bagian yang berfistula, gastrointestinal fistula akan menyebabkan diare, malabsorbsi nutrien, dan dehidrasi. Enterocutaneous fistula menyebabkan kebocoran melalui kulit yang terbuka.
-Treatment
Sebagian besar fistula akan menutup dengan sendirinya setelah beberapa minggu hingga beberapa bulan. Bergantung pada kondisinya, bebera pasien mungkin membutuhkan nutrisi intravena selama penyembuhan (penutupan) fistula.
-Komplikasi
Komplikasi yang mungkin adalah malnutrisi dan dehidrasi, bergantung pada lokasi intestinum yang terbentuk fistula. Fistula juga dapat menjadi sumber problem kulit dan infeksi. Komplikasi lain yang mungkin terjadi:
– Respon immun turun
– Risiko infeksi ¬
– Penyembuhan luka lebih lambat
– Hypoproteinemia
– Edema,
– Gangguan motilitas usus
– Dehidrasi
– Hiponatrium, hipochloride.
Laparotomy
Laparotomy merupakan prosedur tindakan bedah yang meliputi inisiasi dinding perut untuk akses ke organ dalam perut. Juga dikenal sebagai coeliotomy.
Diverticulitis
-Pengertian
Diverculitis atau gangguan usus merupakan penyakit pada saluran usus besar berupa luka dan benjolan, seperti bisul. Diverticulitis berkembang dari diverticulosis. Pada diverticulosis, terdapat benjolan-benjolan (diverticula) yang berada di bagian luar kolon. Diverticulitis terjadi jika salah satu diverticula mengalami peradangan atau infeksi. Tonjolan tersebut dapat mengikat feses sehingga terjadi radang yang menyakitkan dan menyebabkan abdominal pain. Serat dapat mendorong tinja agar mudah dikeluarkan, sehingga tonjolan dapat mengecil dan lama kelamaan hilang. Meskipun tidak menyembuhkan tapi secara tak langsung serat telah membantu mencegah gangguan usus atau divertikulosis. Presentasi penyakit ini adalah classic triad yang terjadi di bagian kiri bawah perut, demam, dan leukositosis (kenaikan jumlah sel darah putih dalam tes darah). Pasien biasanya mengeluh mual atau diare, dan mungkin juga konstipasi.
-Gejala
Gejala umum pasien dengan diverticulitis adalah abdominal pain (sakit perut). Gejala ini biasanya terasa di bagian kiri bawah perut. Jika sebabnya adalah infeksi, maka mual, muntah, perasaan panas tanpa disertai demam, dan konstipasi akan terjadi juga. Tingkat keparahan gejala tergantung pada keparahan infeksi dan komplikasi. Gejala diverculitis akan memburuk secara bertahap, pada awalnya sakit perut ringan lalu secara perlahan menimbulkan muntah sampai sakit perut yang berat yang terjadi dalam sehari. Pada kasus diverticulitis yang jarang, gejala yang muncul adalah sakit di bagian kanan bawah perut. Gejala adalah juga gejala apendicitis. Dengan demkian, CT scanlah yang dapat memastikannya.
Kebanyakan penderita diverticulosis tidak merasakan gejala yang tidak nyaman. Namun demikian, gejala seperti kram perut ringan, perut kembung, dan konstipasi akan mereka rasakan. Penyakit lain seperti irritable bowel syndrome (IBS) dan ulcer mempunyai gejala yang sama. Jadi, adanya gejala ini tidak selalu menunjukkan bahwa pasien menderita diverticulosis.
Friday, April 24, 2009
hari ini JUMAT
Tuesday, April 14, 2009
contoh tugasku nihhhh
PERENCANAAN GIZI 5420 ANAK BALITA BAWAH GARIS MERAH DI KABUPATEN
1. DIAGNOSA PERMASALAHAN DAN ANALISA SITUASI
5420 (1,2%) dari 447.964 anak balita yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Malang berada di bawah garis merah pada akhir 2008. Kartu Menuju Sehat (KMS) merupakan indicator pertumbuhan, bukan merupakan satu-satunya penentu status gizi bayi dan balita.Dengan demikian, jika balita berada di bawah garis merah, tidak dapat dikatakan bahwa balita tersebut mengalami gizi buruk.
Kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi pada balita BGM antara lain:
1. Berat badan tetapà tidak tumbuh
2. Berat badan turunà tumbuh negatif
3. Berat badan naik
-Jika grafik mendekati garis merahà tumbuh kejar
-Jika grafik sejajar garis merahà tumbuh normal
- Jika grafik menjauhi garis merahà tumbuh tidak memadai
Dari kemungkinan-kemungkinan di atas, satu hal yang pasti adalah bahwa KMS menunjukkan berat badan yang diukur berdasarkan umur (BB/U). Dengan demikian, balita-balita yang berada di bawah garis merah tersebut mengalami berat badan kurang.
2. FORMULASI TUJUAN SPESIFIK
Berat badan balita meningkat sampai mencapai berat badan normal dalam waktu paling lambat tiga bulan.
3. SELEKSI MODEL INTERVENSI
Penyuluhan kepada keluarga balita tentang bahaya balita BGM dan cara meningkatkan berat badan, hidup sehat dan bersih guna menghindarkan diri dan keluarga dari infeksi
Pemberian suplemen Zn, Fe, dan vitamin B kompleks
Pelatihan kader
Pemberian PMT
Jamkesmas
Saturday, April 11, 2009
males brangkat
Tuesday, April 7, 2009
Monday, April 6, 2009
Wednesday, April 1, 2009
oh My God,,,, I don't exactly know what I'm feeling
so tired with school stuff but very enjoy too with friends, anyway,-
AFS is going to have the selection this year, I guess I,m gonna very busy with it.
and today,,,
hope it will not rain again in the evenin cause I plan to go outside
Mas Kiki I'll come to ur house again and make everything setted up for the preparation!!!!
